Eksistensi hukum adat dalam pelaksanaan perkawinan Dibawah Umur (Studi Kasus Di Desa Dasan Tereng Kecamatan Narmada Lombok Barat)

Authors

  • M. Abdul Ajis Fakultas Hukum Universitas Islam Al-Azhar Mataram
  • Haerani
  • Novi Afif Mauludin

DOI:

https://doi.org/10.36679/urj.v2i4.160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem perkawinan nyentana menurut hukum adat Bali dalam perkawinan di bawah umur menurut hukum adat di desa Dasan Tereng, Kecamatan, Narmada Kabupaten Lombok Barat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris. Berdasarkan hasil penelitian Dalam perkawinan di bawah umur di desa Dasan Tereng kecamatan Narmada kabupaten Lombok Barat, hukum adat tetap berperan sebagai hukum yang hidup dan dilaksanakan sesuai dengan aturan perkawinan hukum adat, meskipun dilakukan oleh orang yang melaksanakan perkawinan dibawah umur. Pelaksanaan hukum adat terhadap perkawinan di bawah umur di desa Dasan Tereng kecamatan Narmada kabupaten Lombok Barat, tetap dilaksanakan perkawinan sesuai dengan urutan-urutan sebagaimana hukum formal akan tetapi dilakukan juga beberapa hukum adat yang memang di anggap tidak bisa ditinggalkan seperti Sejati, Selabar, Nyongkolan bahkan samapai Sorong serah kemudian hingga bejango, sampai pelaksanaan perkawinan selesai.



Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2023-12-29

How to Cite

M. Abdul Ajis, Haerani, & Novi Afif Mauludin. (2023). Eksistensi hukum adat dalam pelaksanaan perkawinan Dibawah Umur (Studi Kasus Di Desa Dasan Tereng Kecamatan Narmada Lombok Barat). Unizar Recht Journal (URJ), 2(4), 596–608. https://doi.org/10.36679/urj.v2i4.160

Most read articles by the same author(s)